Babinsa Arso Kawal Survei Lahan Proyek SUTT 150 KV PLN untuk Perkuat Infrastruktur Kelistrikan di Keerom
Keerom – Komitmen mendukung percepatan pembangunan
infrastruktur strategis nasional terus ditunjukkan aparat kewilayahan di Papua.
Hal tersebut terlihat saat Babinsa Koramil 1701-04/Arso, Serka Teguh,
melaksanakan pendampingan terhadap tim PLN Provinsi Papua dalam kegiatan survei
lahan pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Gardu Induk 150 KV di
wilayah Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan survei dipusatkan di Kampung Asyaman dan mencakup
sejumlah wilayah yang direncanakan menjadi jalur pembangunan jaringan listrik,
yakni Kampung Yuwanain, Asyaman, Yamua, Sanggaria, Warbo hingga Yowong. Secara
keseluruhan, terdapat 64 titik lokasi yang menjadi sasaran survei tahap awal.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa bertujuan untuk
memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar,
sekaligus memperkuat koordinasi antara pihak PLN, pemerintah daerah, aparat
keamanan dan masyarakat setempat.
Serka Teguh menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam
kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap pembangunan daerah,
khususnya dalam membantu kelancaran program pemerintah yang menyentuh langsung
kebutuhan masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur kelistrikan memiliki peran
penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendorong
pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan. Kehadiran kami di lapangan untuk
membantu pengamanan dan menjembatani komunikasi dengan masyarakat agar kegiatan
berjalan kondusif,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan jaringan listrik berkapasitas
besar nantinya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan listrik di
Kabupaten Keerom dan sekitarnya, sekaligus membuka peluang percepatan
pembangunan di berbagai sektor.
Kegiatan survei tersebut turut dihadiri oleh Asisten Manajer
PLN, Fredy, bersama delapan orang tenaga survei dari PLN Provinsi Papua, tiga
personel dari BPN Kabupaten Keerom, Staf Distrik Arso Muhidin, Kepala Kampung
Asyaman, Ketua Bamuskam Kampung Yuwanain, serta Bhabinkamtibmas.
Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat
keamanan dan masyarakat, diharapkan proses pembangunan infrastruktur
ketenagalistrikan tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata
bagi kemajuan Kabupaten Keerom di masa mendatang. (Redaksi Papua).

Komentar
Posting Komentar